*) Komunitas Sastra Hujan-Ruteng

HAWA

Ani Merenung
Pesonamu tak lekang zaman
Tak pernah pudar oleh waktu
Semboyan indahmu
Kini berbuah manis
Dinikmati insan yang mendamba kebebasan hidup

Ratna Bersenandung
Masih terekam dalam memoryku
Tentang bongkahan-bongkahan batu karang
Yang telah terkikis oleh bilah kristal
Lalu mengubah ribuan jejak kaki gadis-gadis
Tentang impian yang menjadi nyata

Menshy Bergerimis
Seolah mentari di tengah badai
Menerangi kaum  yang tengah berkabung
Hingga kini aku berutang padamu

Alby Bersenandung
Walau senja yang sebentar lagi petang
Terang betah tunggu untuk menyergap
Habis gelap terbit terang
Ia memeterai

21/04/2016

MENGEJA CAHAYA

Rini mendayung
Aku menanti pagi
Yang sediakan mentari
Tanda cinta yang hampir suci
Hanya tingkah selalu berlari
Mencari ruang yang lebih berarti

Evan Merindu
Di  ufuk timur kueja tiap cahaya
Menangkap sinar yang ada di balik awan
Mentari itu merindu di  hati
Menggantung rasa tanpa syarat

Febhy Bermelodi
Sinarnya merenggut kebekuan
Kehangatan seolah mengelus mesra derai rindu akan siang
Yang pancarkan pesona tuk membuatku selalu jatuh dan jatuh cinta

Menshy Bergerimis
Sinarnya seolah alarm
Membangunkan penghuni istana
Dari tidur malam yang singkat
Mengajak tiap langkah untuk bergegas
Sapaannya menghangatkan

Ani merenung
Aku Ingin merasakan hangatnya mentari
Tapi hari sungguh mendung
Awan kelabu menyelimuti langit
Aku perlahan bangun dari kenangan indah dalam mimpi semalam
Lalu mulai menyususri hari yang indah berselimut kabut

Ratna Berkelana
Seulas senyum yang selalu aku beri
Saat mentari menyapaku di kala pagi
Makna kutemukan dari hangatnya

26/04/2016


Komunitas Sastra Hujan adalah sebuah komunitas anak muda yang meminati dunia seni, budaya dan sastra di Kota Ruteng Manggarai Nusa Tenggara Timur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here