*) Penyair Kereta

PAGI
Stasiun ku kembali

Seribu kaki melewati mesin waktu
Tawar harap mengendus permainan
Menyemai harum bibit bestari
Mengumpamakan langit mengurung
Awam gelisah mengundang basah

Menapaki kaki tangga langit
Menyapa bidadari berdandan
Elok lestari berdendang lagu

Berirama satu mengundang kalbu
Melupakan lara sambut asa
Menarikan suka menggamit ria
Menepi ke stasiun kembali
Hidup kembali ikuti alur di sini

Stasiun hati menanti

(JDK,06.03,27042016,Stasiun Manggarai,hati siapa menabur harum harapan)

MALAM

Apa yang kau maksud
Menghampiri dan menusuk
Tanpa melukai
Kabarmu adalah angin
Cintamu adalah musim

Kebahagiaanmu adalah mukim
Kupasrahkan pada yang rahim

Sakit menjepit lara
Tapi kau tak sengsara
Kembali ulangi

Tak permisi bergayut sepi
Meniti ombak awan lembayung

Ketika malam …
Kembali datang kudiam
Nikmati kedalamannya

Menghampiri
Menusuk angin
Dan tak melukai

PANGERAN NIRON

Menempuh jarak
Seperempat abad hanyalah celoteh waktu
Kau punya satu cinta
Kaulah yang tahu
Tuhanmu memilihmu
Kau memilih-Nya
Lalu adakah waktu
Menjawab semua
renjana
Cita
Cinta
mu….

(HAPPY BIRTHDAY ANAKKU ,
doaku selalu untukmu, 22 April 2016,sehari setelah Kartini lahir…kau putraku Putra Niron…hadir di sini)

SAYAP HARAP
Untuk Gusty Fahik

Sebelum kamu mengeja
Kau akan menjelma sekejab

Sesudah kamu mengucap
Kau akan mengepakkan sayap

Memutar arah
Membalik kemudi
Penuh ria
Melupa peluh dan dekap harap
Tuk siapa?

Kau …

(JDK,2304016,CL jelang Saturday night, asa kan terbentang.
Selamat menempuh hidup baru)

SELALU

Mengerling matahati membujuk rayu
Pada hati bernyanyi merdu
Sesuka itu lagi hari baru
Buka tabir elegi biru
Merindu kalbu
Syahdu
Kau perlu tahu
Apa yang membuatku berlalu
Tinggalkan masa lalu
Rahasia itu milikku
Milikmu
Kita

(JDK,23042016,CL, lembut dalam katarsismu)


Yulia Sri Utami atau Julia Daniel Kotan, adalah seorang Puja Kesuma alias Putri Jawa Kelahiran Sumatera. Yulia, demikian biasa disapa lahir di Lampung pada 28 Mei 1972. Seusai menamatkan pendidikan dasar sampai menengah atas di lampung, Yulia melanjutkan pendidikan sarjana strata satu pada Universitas Sanata Dharma Jogyakarta jurusan Bahasa Indonesia (JPBSI) (Tamat pada 1996) dengan dengan skripsi berjudul “Proses Kreatif Seno Gumira Ajidarma dalam Kumpulan Cerpen Saksi Mata karya Seno Gumira Ajidarma”

Karena skripsinya ini dan konsistensinya pada dunia sastra, Yulia mendapat beasiswa dari Kompas, Yulia bersama 25 mahasiswa dari seluruh Indonesia mempresentasikan karya dan studinya di hadapan petinggi Kompas yaitu Bapak P. Swantoro dan Bapak Daniel Dhakidae. Kemudian Yulia melanjutkan pendidikan master pada Universitas Pelita Harapan dan tamat pada 2010. Semantara ini, Yulia menekuni dunia pendidikan sebagai guru pada SMP Santa Ursula Jakarta Pusat (Sejak 1996 – sekarang).

Pada 1998, Yulia menikah dengan pria kelahiran Flores Nusa Tenggara Timur dan dikarunia dua orang anak. Dalam dunia kepanyairan, Yulia biasa dikenal dengan nama pena sebagai Julia Daniel Kotan. Dia juga dijuluki sebagai “penyair kereta” karena ratusan sajaknya yang akan segera dibukukan tahun ini, lahir dan terinspirasi di atas kereta dalam perjalanan pulang pergi, kunjung dan mengunjungi, rumah, tempat kerja, sahabat dan kenalan atau keluarga. Perjumpaan dengan dirinya sendiri di rahim kereta, melahirkan puisi-puisi bernas dan berkarakter. Sebuah lima sampai sepuluh menit yang dalam dan luas. Sebagai simpul jumpa dengan cinta, humanitas dan Tuhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here