ANGKA DAN RASA, ALERGI, Sajak-Sajak Novia Florisa

0
328

*) Novia Florisa

ANGKA DAN RASA

Apa kata yang tepat menggambarkanmu? Sampai hari ini aku belum menemukan jawabannya.
Terlampau seserhana. Namun terkadang terasa amat rumit.

Kita pernah begitu dekat, namun juga pernah terasa jauh, lebih jauh dari jarak bumi dengan matahari.
Tapi kau tahu kan? Bahwa jauh dekat tidak selalu perkara jarak?
Sebab jarak itu hanya hitungan angka, dan angka tidak bisa mempresentasikan rasa.

Kau tidak pernah tahu, bukan? Setiap jarum jam menunjukan pukul 2.45 pagi aku selalu
mengutuk diriku sendiri. Tentang betapa bodohnya aku yang tidak mampu mengontrol hati.

Jadi dalam urusan yang menyebalkan ini, aku hanya ingin menyederhanakannya.
Sesederhana ini saja

HITAM PUTIH

Kau menawarkan hitam putih ketika seseorang yang lain memberikanku pelangi.
Kau menawarkanku keheningan ketika seseorang yang lain memberikanku lantunan.
Kau menawarkanku khayalan ketika seseorang yang lain memberikanku kepastian.
Lalu menurutmu aku akan bagaimana?

ALERGI

Aku tidak selalu bisa bersikap manis
Sesekali aku bisa jadi menyebalkan sekali
Atau marah-marah tidak pasti
Mungkin bahkan mengambil tindakan konyol dengan pergi

Tapi percayalah
Hanya pada hatimu aku bisa berhenti
Sebab denganmu aku merasa berarti

Ah, terdengar gombal sekali
Ini membuatku alergi.

PENCINTA JEJAK KAKI

Kupijakan kakiku di jejak yang sedetik lalu kau tinggalkan
Begitulah yang selama ini kulakukan
Mengikuti jejak kaki yang entah akan kemana membawaku

Saat kau terjatuh, akupun ikut terluka
Saat kau berlari, aku juga berpeluh
Bahkan disaat kau berdiri mematung menikmati senja, aku masih disana, tepat satu langkah
dibelakangmu
Menunggu kau melanjutkan langkah

Aku terlena dengan perjalanan kita yang (kupikir) begitu menyenangkan
Jejak-jejak kakimu yang indah itu membuatku terpesona

Hingga aku tersadar, dari sekian jarak yang terlampaui
Dan dari setiap detik yang terlewati
Aku lupa bertanya, apakah kau pernah menganggap aku ada?

Aku lupa bahwa kau memang tak pernah menengok kebelakang untuk menyadari aku ada
Ya, pun dari jarak sedekat ini kau bahkan masih tak merasa aku ada

Meski
Aku selalu ada.

KECUALI RASA

Kita dalam satu pesawat yang sama, hanya saja tak saling sapa.
Ketika tiba, kau beranjak ke barat dan aku ke timur.
Lalu semua kembali biasa.
Tapi tidak dengan rasa.


Novia Florisa. Penikmat senja yang besar dibawah kaki gunung Ranaka, Ruteng. Dalam dunia aksara lebih sering dikenal dengan nama “Florisaurus”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here