BIBIR, Puisi-Puisi Er El Em

0
238
Sumber asli: http://haykal43satria.blogspot.co.id/2011/06/lukisan-luar-biasa-dengan-rahasia-yang.html

*) Er El Em

Bibir

Yang paling kusuka darimu adalah bibirmu. Yang paling kau suka dariku adalah (mungkin) bibirku. Yang paling bibirku suka dari bibirmu adalah ruang tengahnya. Yang lembap. Dan sesekali basah. Yang paling bibirmu suka dari dari bibirku adalah (mungkin) serambi kirinya. Yang hangat. Dan sesekali panas.

Pernah suatu ketika, aku minum kopi di ruang tengah bibirmu yang lembap. Sendiri. Minum kopi paling nikmat adalah minum kopi sendirian. Dengan atau tanpa kretek. Pernah (mungkin) suatu ketika, kau menulis puisi di serambi kiri bibirku yang hangat. Sendiri. Menulis puisi paling dalam adalah menulis sendirian. Dengan atau tanpa musik.

Bagaimana kalau kita sama-sama minum kopi. Dan sama-sama menulis puisi? Entah, entah kapan terakhir kalinya kita ciuman. Aku lupa. Yang pasti, apa yang mereka baca ini adalah buah dari…..ah sudahlah!

November 2016

Bibir (2)

Bibirmu adalah tempat tidur paling nyaman di bawah kolong langit. Mengecupnya adalah pekerjaan paling mulia sepanjang sejarah anggota tubuh. Menggigitnya adalah fragmen paling berisiko dalam drama panjang di malam teramat sepi. Melumatnya adalah penjelajahan mati-hidup yang penuh debar dan gairah. Melepaskannya adalah pilihan yang amat-sangat sulit, yang tak ‘kan pernah ku-ia-kan.

Lalu bibirku?
Kutunggu jawabannya dalam sajakmu!

November 2016

Bibir (3)

Bibirmu,
: medan refleksi meta-filosofis yang tak henti-hentinya kugarap!

November 2016


Er El Em, dapat ditemui di facebook dengan nama Reinard L. Meo. 100% romantis, sangat tidak lebai, dan menyukai pembicaraan intim dari hati ke hati. ‘Setiap kita harus sudah FIX sejak dalam imaji’ merupakan slogan yang menjiwai derap langkah perjuangannya melawan tipu-muslihat dunia ini. Tidak pernah tidur di ruang kuliah dan jarang ikut pesta. Fix!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here