HUJAN AWAL DESEMBER, Puisi-Puisi Yandris Tolan

0
177

*) Yandris Tolan

Hujan awal Desember

Kubenam kembali  titik keruh rinduku pada telaga waktu
Saat hujan pertama mengetuk hening di  awal Desember
Saat rindu berpendar bagai petir menyekah tirai langit yang
Sedang  merenda hujan

Aku ingin kembali ke masa zilam, kekasih
Semenjak arah mata kita menyatu
Menatap asap jerami mengepul selepas hujan
Pun teratai muda yang berkeriapan di pusaran telaga

Kali ini hujan sebagai pengantimu, sungguh
Walau ia datang dan pergi tanpa pesan
Mendekam ribuan mimpiku pada
Pojokpojok ruangan yang tak lagi menawan

Hujan awal Desember
Telah menoreh  rasa paling sakral
Dengan ketukan gerimis yang menyibak pisah hati
Pada wajahmu yang jauh di semenanjung asing

Betapa aku mengerti kini
Rindu bukan pilihan hati
Sebab jiwa kita tak pernah ditakdirkan menciptakan jarak
Selepas kita merajut cinta

Hujan awal Desember
Kabar hari baru yang merekah
Laksana aku menyunting senyumu dahulu
Ketika tirai langit barat memerah karena
Berpadu senja terakhir

Bila saja nanti kita temukan rindu dan kisah serupa
Ijinkanku menamakanmu hujan awal bulan
Sebab pada jeda itulah aku mengerti
Betapa rasa rindu kita tak pernah diam
Bagai hujan yang setia mencumbu bumi

2016

Menjelang Senja

Menjelang senja
Degup penantianku menepi
Saat gerimis menipis dan
Kabut pekat berlarian letih

Seribu dahagaku menyusup diam
Dari balik sepi dan tatapan hampa
Menuju sudutsudut waktu penantian yang
Kian membara rindu

Tentangmu, aku menamainya senja
Biar satu demi satu rasa lelah ini pergi
Dari kediaman jiwa yang telah bermusim-musim
Menantimu penuh mendamba

Kembali aku mendulang
Rindu dan sumpahserapa
Kuamini janji pada doa paling sakral
Biar kumengerti sungguh
Menjelang senja rindu kita lebih kuat terpatri dari lubuk hati

2016

Seandainya

Seandainya,
Hujan pada bumi adalah aku
Akan kubasahi molek wajahmu
Dengan titiktitik air paling segar

Seandainya,
Siang pada malam adalah aku
Akan kubasahi seribu hari terindah
Biar kau tak risau menanti

2016


Yandris Tolan. Penikmat Sastra Tinggal di Kefamenanu-TTU.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY