Antologi Puisi Ezra Tuname

1
124

*) Ezra Tuname

Cinta itu

cinta itu
wajah nenek tua
mengikat kita dengan rambut
kenangan putih   

Borong, 2017

Cucu Ine Rie

tangan-tangan menyapaku hangat
pada musim yang terbuat dari daun bambu.
mereka menyebutnya sebagai cucu-cucu ine rie.

tarian mereka adalah rumbai-rumbai januari
yang mengankap hujan sepanjang musim. 
semacam syukur kepada langit
yang melukis tanah hijau.

Bajawa, 2017

Kupu-Kupu Hanya Sebentar

hari-hari termakan angan
yang coba dimaknai mimpi
rambat pada dedaunan basah pagi
kita merangkainya jadi bunga
sekadar pelipur hari terik
bukan untuk mengubah warna
sebab kupu-kupu hanya sebentar
hinggap di daunnya.

Borong, 2017

Saksi Untuk Wura-Ceki

Pada ayam dan siri-pinang
Kau berbicara sendiri
Tak sendirian

Seribu mata penuh yakin
Saksi untuk wura-ceki
Itu bukan takhyul sia-sia

Ritual mengisi budaya
Sebab anak butuh tuntunan
Dari mereka yang tak tampak
Mari makan
Mari minum
Bersama leluhur

Rembong, 2017


Ezra Tuname, penulis dan aktivis, pegampu Komunitas Sastra Air Pasang Borong. Sekarang menetap di  Borong Manggarai Timur.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here