Puisi-Puisi Eni NN

0
194

*) Eni NN

Tujuan Terang selepas Menjejak di Bumi

Selepas senyum yang menghilang lantas timbul kembali
Dia beranjak pergi bersama ransel berisikan beban-beban duka
Jua bara semangat dari-Nya
Di satu lengan, detak waktu terus membuntuti langkahnya yang tak pongah
Tujuan akan nampak berujung, baginya
Meski terasa panjang perjalanan demi perjalanan
Meniti sepersekian isi bumi
Menitip dua warna keringat
Dan hati kecilnya membutuhkan cahaya, selalu
Untuk akhir tuju yang diharapnya terang, seakan tamu besar yang disambut dengan sukacita

Gas Alam-Muara Badak, 190317

Sajadah Turut Menangis

Sajadah itu kerap menangis, dengan bunyi yang terdengar manis
Ketika empunya setia bertandang
Lantas bekas sujud oleh seorang yang alim itu masih meninggalkan aroma iman rahmat
Serta lingkaran tasbih di jemari tangan kanan pun tersentuh
Seolah menatap purut ingin menghapus tangis sajadah
Air matanya terburai
Semakin urai
Semakin derai
Ia terharu berat, pada setiap sujud yang tak terlupa
Menyentuhnya, mengajaknya turut serta menghadap kiblat bersama
Yaitu demi damai kemenangan yang menggetarkan jiwa: memenuhi panggilan Ilahi

Gas Alam-Muara Badak, 210317


Eni NN, nama pena dari Marheni S. Berdomisili di Desa Gas Alam, Kecamatan Muara Badak. Sejumlah karyanya telah termuat di puluhan buku antologi terbitan indie maupun mayor.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY