Puisi-puisi Geb Seran

0
72

*) Geb Seran

Uban Subur
(Berjuang tak Mati)

Hujan dan senja adalah hantu
sementara malam sebelum gelap dekap kau bilang kejam
aah, kau kan kerdil!
sungguh itu buruk membungkus ragamu
Setelah sekian banyak waktu terbuang, kau lelap lekas dengan seribu mimpi bertebaran
lantas kau sadar juga pada kokokkan ayam pagi buta
umurmu telah bertambah sehari yang kau tandai itu dengan sehelai rambut yang gugur pagi itu; senja akan datang lagi untuk kau sesali
Namun yang mempesona itu rambut di kepalamu; uban
yang kau relakan jadi kurban
meski usia tak lagi subur
niatmu tak mau pula menyumur

Malang,
Mey 2017

Dua Puluh Dua Juni

Pagi yang indah,
akan lebih mulia
dengan secangkir kopi
dan sebaris puisi yang segar
bukankah begitu, sahabat?
Tapi kau,
lebih memilih potret senyum buatanmu sendiri,
itu wajahmu sendiri di depan cermin
yang tak puas kau banggakan

Malang, Juni 2017


Geb Seran, Mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang asal Betun, Kab. Malaka

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY