Puisi-puisi Muhammad Husein Heikal

0
62

*) Husein Heikal

Perplexed

pagi masih terlalu premature
untuk menjerang air mata
kutukan kelam belum usai
menyantap usia dan mata
kita untuk turut berduka
teroksidasi ingatan
menyusupi celah-celah diri
rongga yang tak terjamah
pasukan penjelajah
menyantap rimah
seusai pesta
bayi tertawa jenaka
menatap dunia
mata fana

Membakar Masa Lalu

memeras masa lalu
kalimat itu kau temukan
dalam novel legendaries
yang tak cukup laris
bagai luka
yang tak tercatat
dalam buku dosa
itulah bagian dari masa lalu
yang pikun
dan uzur
berhutang kepada waktu
aku tahu kau disitu
berlindung dibalik debu
untuk terakhir kali
mengulang kalimat
kemudian membakar
novel itu
huruf demi huruf

Kekonyolan Masa Lampau

seorang lelaki lulusan perguruan tinggi luar negeri
membeli ferarri
untuk diberikan sebagai hadiah ulang tahun
seorang tokoh fiksi

Sepanjang Sejarah untuk Saling Mengerti

dalam diammu
tuhan
aku berkaca mata air
tangis ibu mengutukku
menjadi berhala
bagi penista
beberapa kata
menjalarkan hening
-kitab suci
-doa
-asa
-aku
menatap waktu
lika-liku
amin

Merayakan Kematian

doa yang telah using
tak bosan kau ulang
tapak kaki ibu meretak
menerka arah surge
letak pintu belum terlacak
sementara doa masih dituliskan
seorang gadis untuk kematian
kekasih paling suci
menidurkan mentari
merekahkan kuntum pagi
menjerang aroma letih
pada tiap kecupan bibir
bergetar melafaz kata
patah satu demi satu

Retorika Sebuah Hari Tua

(barangkali)
aku memilih st.petersburg
bagi hari tua nanti
seorang diri
bila kau duluan pergi
aku mencintai hujan
tentu saja puisi
dan dirimu
sebab kita meyakini
tubuh adalah pengelanaan
kata
melirih
dikota penanti


Muhammad Husein Heikal, lahir di Medan, 11 Januari 1997. Karyanya termuat The Jakarta Post, Horison, Kompas, Media Indonesia, Republika, Koran Sindo, Analisa, Riau Pos, Pikiran Rakyat, Minggu Pagi, Lampung Post, dll. Selain itu termuat dalam antologi Pasie Karam (Temu Penyair Nusantara 2016) dan Matahari Cinta Samudra Kata (Hari Puisi Indonesia 2016).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here