Puisi-Puisi Siti Nurlaela

0
11
Sumber gambar: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/a/a5/COLLECTIE_TROPENMUSEUM_De_stad_Batavia_TMnr_3728-537.jpg

*) Siti Nurlaela

Sebelah Sayap

Aku berlari
Untuk sekian kali
Memburu setiap syukur
Walau bukan untuk kebahagian kubur

Aku mencari
Untuk sekian kali
Reka memori
Realita semu ini

Diriku tersungkur
Aku hancur
Remuk pula
Sebab diriku sebelah sayap
Hampa
Tanpa penyangga
Berharga

(2017)

Singgahan Zaman

Sewaktu VOC memperbudak Batavia
Atau sultan singkirkan portugis
Tanah jarahan ini jadi shogun
Mengaduk-aduk isi perut
Sunggut-sunggut penyedot
Bagusan kerdil perkotaan

Aku tak menyangka
Tak tau siapa tersangka
Saat bebas dakwaan
17 Agustus
Pasokan titah dibentuk
Walau agresi mengamuk
Mata surut mereka tak suntuk
Agar kita tak terduduk

Terlambat
Bahkan sikuasa kini
Mengendus parfum perawan
Di gang-gang Penangan
pemilik kawanan ibu-ibu desa

Kita lupakan sejenak
Isak tangis anak-anak pengungsian
Atau ancaman nyanyian Genjer-genjer
Dengan zaman petani
penghisap cerutu
Berduyun-duyun menyembelih
sapi-sapi suci
pengandung buah palu arit

Atau genggaman obat ektase murahari
Juga gadis-gadis pajangan
Dan ilalang perpajakan
sehabis era 98-an

Lalu bertenunglah
Hingga desing tak berkeping
Oleh tameng-tameng
Singgahan zaman


Siti Nurlaela, lahir di Sukabumi, 02 Januari 2000. Pelajar di SMA PLUS AL-ITTIHAD. Pernah mengikuti ekstrakulikuler Jurnalistik dan anggota Katapuri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here