Sepilihan Sajak Herlina

0
56
Sumber: http://assets-a1.kompasiana.com/

*) Herlina

Kau, Aku, dan Senja Abu-Abu
untuk Dewa

senja
hujan
kita terjebak
dalam perbincangan
tentang rindu
yang bertamu
sebelum tatap
sempat bertemu
dari lantai dua, ruang kerjaku
kulihat langit gaduh
aku memilih matamu  yang teduh
mari, melanjutkan perbincangan
tanpa peduli kita dalam jarak
begitu jauh

Sekadau, Kalimantan Barat-Indonesia
12 September 2017

Membaca Namamu

mengeja huruf-huruf
yang terbaca namamu “Dewa”

mengenalmu
membuatku bersahabat dengan sunyi
tenggelam dalam hujan
lalu berdebar saat senja

mengeja jingganya
aku kembali membaca namamu:
“Dewa”
setiap ada aksara
kau di kepalaku
apa pun dieja
namamu kubaca

ya,
aku selalu membaca namamu!

Sekadau, Kalimantan Barat-Indonesia
12 September 2017

TERPERANGKAP

pagi ini, aku kembali bersahabat dengan diam
kutatap langit muram
rinai-rinai jatuh ke bumi
pucuk-pucuk menggigil
namamu ingin kupanggil
pagi terlalu dingin untuk dilewatkan sendiri
dalam secangkir kopi
tatapmu kucari
asap mengepul menari-nari
hangatnya meresap saat kusesap
dadaku berdebar mengingat
seluruh kata kauucap
kini,
di hatimu aku terperangkap

Sekadau, Kalimantan Barat-Indonesia
13  September 2017

Melepas Rindu

ada rindu dalam dirimu
jika kau ingin melepasnya
kau harus memelukku

ada rindu dalam diriku
aku ingin melepasnya
aku ingin memelukmu

Sekadau—Kalbar, 16 September 2017


Herlina. Lahir di Sekadau, 11  November 1989. Gemar olahraga dan membaca karya sastra. Sebuah karya yang pernah ditulisnya adalah kumpulan sajak  ”Untuk Michael”. Saat ini, ia berdomisili di kota Sekadau. Ia dapat dikontak melalui: herlinaherlina31@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here