Puisi-Puisi Maria Zemlia Mogi

0
169
Sumber ilustrasi: www. orig00.deviantart.net

*) Maria Zemlia Mogi

“AKU INGIN”

Aku ingin jadi pinggiran pantai yang selalu memandangmu, selalu menjagamu, selalu memelukmu saat kau marah.

Biar banyak yang datang dan pergi mengunjungimu, memujamu, hanya aku yang selalu bersamamu siang dan  malam.
Memang mereka lupa kalau aku adalah separuhmu

Kalau kau marah, orang-orang yang datang dan pergi itu akan berlari ketakutan, mengutukmu.

Tapi aku,  kalau kau marah, aku diam saja

Bisaku hanya menerima kemarahanmu biar di koyak—koyak bagaimanapun

Aku ingin hancur bersamamu

Mati dengan mencintaimu

Aku separuhmu ; kita adalah satu

Kau lautan itu

Yang mereka puja sesaat

Tapi aku yang setia berdiri memandangmu di kejauhan

(Jakarta, 04 Okt. 2017)

“Maaf”

Bukan salah takdir mencintaimu tapi kita dilahirkan tidak sempurna

Aku, kamu  dan jalan –jalan memang tidak selalu baik

Sesekali aku ingin pulang dan kau ingin terbang

Melewati batas normal

Mengotori janji-janji

Lalu memtuskan berdiri sendiri

Sudahlah sayang

Sering kita begitu namun kembali

Ingat pertama kali kita bertemu?

Kita saling mengagumi

Lalu kalau aku salah arah ‘maafkan aku, aku khilaf.

Kalau kau pasti aku maafkan

(Jakarta, 04 Oktober 2017)


Maria Zemlia Mogi. Lahir di Nagekeo dan kini tinggal di Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here