MASA LALU

Segala detikmu masih tersimpan rapi
aku memintalnya seperti puisi
setiap kali aku membuka jendela,
ia telah menjadi masa lalu.

Januari, 2018

BANTAL PELUK

Bantal peluk masih hangat
aroma tubuhmu menyengat
ke mana-mana.

Sungguh!
aku tidur di atas kehilangan
meratap

Saat bangun kembali:
bantal dan peluknya telah tiada.

Januari, 2018

DOA MALAM

Tuhan,
doa dan mimpi-mimpiku lelap

Izinkan aku merayakan perjumpaan kita
dengan segelas kopi.
seruput
tertawa
lalu segala sepi.

Amin!

Desember, 2017


John Tampani, penyuka sastra terutama puisi. Lahir di Masik, Numponi, Malaka. Sementara menetap di Solo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here