*) Genoveva Emerensi Siang itu langit tampak mendung. Udara pun berwarna kelabu. Dari kejauhan, pegunungan Golo Lusang yang nampak di depan kota dingin itu dirimbuni dengan berbagai pepohonan hutan berwarna kelabu hitam. Antara sebentar terdengar...

*) Kris da Somerpes Serupa kuas bilah sinar bulan jatuh menyembam di atas bentangan malam. Hendak melukis pekat. Selalu serupa itu jika purnama mekar. Melalui celah-celah pohon, antara daun dan semak-semak pernama lepaskan bilah sinarnya....

*) Maria Zemlia Hari ini aku pulang ke Pulau Bunga mengunjungi mama yang tertidur pulas dalam pusaran nisan. Sudah setahun tahun mama meninggalkan aku sendiri. Aku masih ingat sekali perpisahan terakhir kami saat aku hendak...

*) Rio Nanto Di suatu hening pada ujung malam, Ayah mengukir angan pada setangkai rembulan. Waktu itu aku masih menulis mimpi pada diary rasa tentang suatu mahligai rumah tangga. Lalu ayah berpaling padaku dengan seutas...

*) Seto Permada “Lima belas menit lagi kita akan terbang, Daisy,” seorang pria yang mengenakan sweter tebal bulu domba warna abu-abu memerhatikan arloji di lengan kirinya. Berdetak mundur. “Ini benar-benar keterlaluan, Pap. Empat jam bukan waktu...

*) Ervino Hebry Handoko Bangunan tua itu masih berdiri kokoh. Bertambahnya usia tidak menghalanginya untuk tampil tetap eksis. Bangunan tua yang menghasilkan banyak generasi yang berkualitas. Hampir setiap orang yang meninggalkan gedung tua itu selalu...

*) Ricko W Sudah tiga kali dalam hari yang sama, aku melihat gadis itu di sudut pertokoan di perempatan jalan. Aku mengenalnya lewat payung hitam itu. Ia berdiri seperti sedang menunggu seseorang. Hujan lebat dan...

*) Kris da Somerpes Sebilah sabit dan sebatang linggis murka tak kepalang tanggung. Dengan masih belepotan darah, keduanya dibuang begitu saja ke tepi jurang, tergeletak di antara semak-semak, dekat sebidang tanah yang baru saja digarap...

*) Monita Alvia Aku menangkap gurat bahagia pada wajah perempuan itu saat boneka beruang coklat diacungkannya pada kereta bayi. Sambil sesekali menyenandungkan lagu-lagu ceria, boneka itu ia goyangkan ke kiri ke kanan. Kadang pula, terdengar...

*) Sandre Putra Loreng Pukul 18.00 WITA, Januari 2013 Tenda lembayung senja itu semakin indah sembari sang surya telah pamit pada malam. Perlahan namun pasti, mentari itu tampak tersipu malu di balik piramida alam yang...