NOSTALGIA, Cerpen Yohana Pegas Syane

*) Yohana Pegas Syane Mungkin ini hanya perasaanku, mungkin semua orang sedang sibuk memperhatikan soal-soal sulit Madam Elle di papan, sehingga hanya aku yang melihatnya.Tunggu...

TUJUH KUNANG-KUNANG DALAM BOTOL SELAI, Cerpen Ajeng Maharani

*) Ajeng Maharani Di matamu semuanya nampak sama. Terbelah. Bulan itu juga. Ribuan kunang-kunang merembes dari celah-celahnya yang retak, lalu lesat terbang bergerombol ke arahmu....

Gabriel Si Pembawa Pesan, Cerpen Venansius Pea Mole

*)  Venansius Pea Mole “Halo sayang, kamu Yoseph kan?” “Bukan, aku Gabriel.” “Bohong, kamu Yosep bukan Gabriel si tukang pos itu.” “Aku Gabriel, dan aku bukan tukang pos.” “Iya...

SEPASANG KEKASIH DI BALON UAP, Cerpen Seto Permada

*) Seto Permada “Lima belas menit lagi kita akan terbang, Daisy,” seorang pria yang mengenakan sweter tebal bulu domba warna abu-abu memerhatikan arloji di lengan...

GURUKU IDOLAKU, Cerpen Ervino Hebry Handoko

*) Ervino Hebry Handoko Bangunan tua itu masih berdiri kokoh. Bertambahnya usia tidak menghalanginya untuk tampil tetap eksis. Bangunan tua yang menghasilkan banyak generasi yang...

ELEGI HUMAIROH, Cerpen Zaki Fahrizal

*) Zaki Fahrizal Subuh yang dingin. Dinginnya teresap ke bagian tubuh paling dalam. Rembulan nampaknya masih betah dengan tugasnya semalam. Ia nampak enggan berpamitan. Suara...

WANITA YANG MENCINTAIMU, Cerpen Gadis Hujan

*) Gadis Hujan Dia tetap menunggumu, walau tak pernah engkau rencanakan sebuah pertemuan. Dia menunggumu dari senja sampai malam kelam. Dan paginya dia akan membacakan...

ISABELLA, Cerpen Yurgo Purab

*) Yurgo Purab Bella gadis berparas ayu itu, wajahnya bundar bagai bulan. Bibirnya tipis. Hidungnya pesek. Senyumnya menawan. Rambutnya terurai panjang menutupi pinggang. Matanya sayup....

KILUN DAN LISTRIK YANG MENYAMBANGINYA, Cerpen Devi Eka

*) Devi Eka Kilun berjalan dengan tubuh gemetar. Tadi dia tanpa sengaja menyentuh kabel listrik yang tidak memakai pengaman. Spontan dia tersetrum. Hampir saja nyawanya...

MENUNGGU CERPEN, Cerpen Gust Kn

*) Gust Kn “Apa? Kau sedang menuliskan satu cerpen untuk aku?” “Ya, aku buatkan cerpen itu untukmu. Demi Tuhan. Hanya untuk kamu.” “Baiklah. Aku akan menunggu cerpenmu...

TERKINI

TERPOPULER