*) Genoveva Emerinsi Siang itu aku duduk termenung. Entah apa yang ada dalam pikiranku. Minggu lalu aku mendapat kabar dari ibuku bahwa ayahku sakit. Dengan sedikit uang, aku pulang ke kampung halamanku “Beo Lino” untuk...

*) Timoteus Rosario Marten Orang-orang itu berdatangan. Ada yang bernyanyi. Ada yang diam dan melotot. Di tengah kampung puluhan pemuda tangkas berbusana rapi berdiri tegap. Dikelilingi tetua dan penghuni kampung.  Di sudut bagian depan rumah...

*) Rio Nanto Di suatu hening pada ujung malam, Ayah mengukir angan pada setangkai rembulan. Waktu itu aku masih menulis mimpi pada diary rasa tentang suatu mahligai rumah tangga. Lalu ayah berpaling padaku dengan seutas...

*) Cerpen Wahyu Gandi Ah, jakungmu payah. Baru semenit saja sudah tak setega itu, naik turun seperti sebuah ungkapan yang tak rela dari bahasa tubuhmu nak. Kali ini, kau akan tenang dan tentram berada dipelukan...

*) Nanda Dyani Amilla Enyahlah kau dalam darah hitam menggenang Dalam paruh waktu tengah malam Dengan delapan tusukan pada bola matamu Untuk membayar sakit hatiku! Enyah.. Enyah.. Enyah.. Raeshita menyayat ujung jari manisnya hingga mengeluarkan darah segar. Segera ia torehkan...

*) Devi Eka Kilun berjalan dengan tubuh gemetar. Tadi dia tanpa sengaja menyentuh kabel listrik yang tidak memakai pengaman. Spontan dia tersetrum. Hampir saja nyawanya melayang begitu saja. Saat dalam ketidakberdayaannya, ia hanya mampu berharap...

*) Yandris Tolan Perjalanan seribu mil selalu dimulai dengan langkah pertama. Laksana mentari yang beredar di pusaran waktu subuh menuju tirai senja barat. Ibarat rindu jiwa yang berkelana jauh menimang lukisan horison tak bertepi. Sesungguhnya...

*) Kris da Somerpes ‘Apa arti kata ‘cantik’ dalam bahasa Flores? Serupa revolusi copernican yang mengguncang dunia, saya pun terperanjat mendengar pertanyaan itu. Apa hubungan antara sejarah nabi-nabi dan kitab-kitab dengan pertanyaan ini. Begitu cepat...

*) Frank Lamanepa Tiga bulan berlalu. Agenda Seminar departemen yang ia kepalai begitu gencar menyudutkan Samonlanan. Waktu telah jelma jadi jeruji-jeruji tahanan. Tapi ruang tidak membatasi geraknya. Kemanapun ia pergi, jeruji tahanan itu menyertainya. Mengelilinginya....

*) Kris da Somerpes Sebilah sabit dan sebatang linggis murka tak kepalang tanggung. Dengan masih belepotan darah, keduanya dibuang begitu saja ke tepi jurang, tergeletak di antara semak-semak, dekat sebidang tanah yang baru saja digarap...