Selasa, Oktober 17, 2017

CERPEN

LAMAFA DAN HIKAYAT SAKRAL, Cerpen Yandris Tolan

*) Yandris Tolan Buih lautan musim barat membuncah garang menerjang karang-karang tua yang berapit-apitan di pesisir pantai. Langit seolah buram di balik arakan awan yang kelam kian susut. Pada titik hamparan laut paling jauh tirai...

JANGAN PATAHKAN HATI RENA, Cerpen Tsurayya Maknun

*) Tsurayya Maknun Rena menangis di pelukan Reno. Air matanya sudah banjir sampai membasahi baju Reno. Lendir dari hidungnya pun mengalir sendu. Matanya bengkak. Hidungnya memerah. Nafasnya sudah tak karuan. Tangannya mencengkram kuat ke pelukan...

Lilin Untuk Lidia, Cerpen Melania Cici S. Ndiwa

*) Melania Cici S. Ndiwa 01 November 2016 Apakah ada lupa yang abadi, kak ? Lupa yang menjadi batu, membatu tanpa pecah menjadi kerikil lalu pasir. Karena akan tertiup angin, lalu menjadi abu yang melekat pada kaca jendela...

CERITA MAYA, Cerpen Edyka Balqis

*) Edyka Balqis Namaku Maya. Kau pasti akan kuajak berkenalan nanti. Tapi itu nanti, karena pagi ini aku harus bergegas. Menuju kantor  perusahaan kosmetik yang tergolong besar di kota. Kalau tidak segera pasti akan terkena...

MALAIKAT TANPA SAYAP EMPENG, Cerpen Yogen Sogen

*) Yogen Sogen Pagi telah berkicau dalam durasi nan sendu, embun riang bergulir di kelopak dedaunan.ingin sejenak kuseka embun yang membasuh ragaku hingga sejuk menyelinap di sela asahku,batin Hendriko. Hendriko adalah seorang mahasiswa semester akhir....

TERIMA KASIH MAMA, Cerpen Maria Zemlia

*) Maria Zemlia Hari ini aku pulang ke Pulau Bunga mengunjungi mama yang tertidur pulas dalam pusaran nisan. Sudah setahun tahun mama meninggalkan aku sendiri. Aku masih ingat sekali perpisahan terakhir kami saat aku hendak...

JOKER, Cerpen Senja Embara

*) Senja Embara Kau, pun aku sebenarnya bisa menerima dengan sangat biasa untuk setiap wanita yang menaruh abai padamu. Tetepi, permasalahannya tidak cukup di situ. Gurumu, yang benar-benar kau sebut guru untuk dedikasi sekaligus waktu...

MIMPI-MIMPI [MENJADI] RAJA, Cerpen Daisy Wu

*) Daisy Wu Beruk terjaga. Ia mengerjap. Sekitarnya lengang. “Ah, kau kesiangan!” seru sebuah suara. Beruk menoleh, ada sebuah bayangan di jendela kaca. Bayangan itu tampak mirip dengannya, hanya saja tampak lebih rapi dengan setelan...

DURI DALAM DARAH, Cerpen Rini Jurman

*) Rini Jurman “Keluarr.....................” Suara keras di balik jendela ruang tamu rumah itu mengagetkan Martha yang diam-diam membuka gerbang sepulang dari sekolahnya. Ia lupa memberi salam sebelum membuka gerbang. Seperti itulah tradisi di rumah megah yang...

FAJAR MERAH, Cerpen Frank Lamanepa

*) Frank Lamanepa "Maafkan aku. Memang tak seharusnya hal ini terjadi. Mestinya selalu ada pilihan yang harus kuambil meski semuanya memiliki resiko. Tentu, jangan berkata bahwa aku tak memikirkannya. Tapi inilah pilihanku. Inilah jalanku. Demi keselamatanmu"....

TERKINI

TERPOPULER