*) Yon Egen Pere ini tatkala sebuah saksi ketika Timung Tee bersua akir dalam karir hatinya.  Ia ditemani  krikil dan belukar yang menyayat risau hatinya.  Kendati zaman empo poti mese yang suka menculik dara desa...

*) Yurgo Purab Bella gadis berparas ayu itu, wajahnya bundar bagai bulan. Bibirnya tipis. Hidungnya pesek. Senyumnya menawan. Rambutnya terurai panjang menutupi pinggang. Matanya sayup. Kata-katanya mengalir sejuk. Tiap pagi ia ke kampus(baca: Tempat Kuliah),bunyi...

*) Ken Hanggara Sebuah bus berhenti tepat di depan halte yang kudiami sejak tadi. Bus itu berwarna hitam kelam dan pada hampir seluruh permukaan bodinya terdapat begitu banyak bekas goresan. Sebagian tubuh bus itu tidak...

*) Yuhesti Mora Kepada sepasang pohon kelapa di seberang jalan rumahnya itu, ia sering mengalamatkan hal-hal yang tidak pernah mampu ia kirimkan kepada orang-orang yang membuatnya memikirkan hal-hal tertentu atau menggali perasaan-perasaan terdalam yang dimilikinya....

*) Kak Ian Sore itu warga Kulon Progo digegerkan oleh sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki dewasa. Berusia sekitar 50-an dan ditemukan di bibir pantai. Hingga hal itu membuat orang-orang menjadi penasaran untuk melihatnya. Sampai langsung...

*) Rini Jurman “Keluarr.....................” Suara keras di balik jendela ruang tamu rumah itu mengagetkan Martha yang diam-diam membuka gerbang sepulang dari sekolahnya. Ia lupa memberi salam sebelum membuka gerbang. Seperti itulah tradisi di rumah megah yang...

*) Kak Ian Ini sudah sekian kali Bak memperingati aku untuk menjauhi Sungai Kelingi. Aku tidak boleh dekat-dekat ke bibir sungai itu. Apalagi menaiki biduk seorang diri. Lebih baik aku gegas meninggalkan tempat itu...

*) Elisa D.S. Ia menghempaskan tubuh ke ranjang setelah letih mondar-mandir membawa kayu bakar dari gudang ke perapian. Sudah tiga minggu ini salju menyelimuti jalanan, pepohonan, dan seluruh permukaan rumah. Mount Buller terlihat menawan di...

*) Melania Cici S. Ndiwa 01 November 2016 Apakah ada lupa yang abadi, kak ? Lupa yang menjadi batu, membatu tanpa pecah menjadi kerikil lalu pasir. Karena akan tertiup angin, lalu menjadi abu yang melekat pada kaca jendela...

*) Ken Hanggara Aku tidak mengerti saat orangtua pacarku tiba-tiba menyuruhku pulang, sementara Milana belum keluar dari kamar. Ia sudah berjanji padaku untuk kembali dan membawa keluar album kenangan semasa kami SMA dulu; jadi, aku...