*) Risto Jomang Dia terus mengigau saja. Setiap malam, dia terbangun. Entah sejak kapan dia memulai ritual anehnya itu, yang pasti setiap jam yang sama pada pertengahan mimpi-mimpinya, dia akan terbangun, seakan mendengarkan emaknya yang...

  *) Sintus Runesi “Ada banyak jalan memelajari madah suatu suku bangsa, dan masing-masing jalan itu senantiasa benar.” ~ Rudyard Kipling, In the Neolithic Age Pada suatu masa, perempuan bisa dikatakan, disamakan dengan barang. Dalam kultur patriarki,...

*) Sintia NA Matahari siap menuju peraduannya. Langit berubah menjadi orange. Orang-orang berkerumun, berdesak-desakan. Debu berhamburan tak tentu arah, pintu-pintu bilik dibanting tidak berperasaan. Sedangkan dalang dari segala kehebohan menatap angkuh ke depan menyapu pandangan “Apa kita...

*) Melania Cici S. Ndiwa 01 November 2016 Apakah ada lupa yang abadi, kak ? Lupa yang menjadi batu, membatu tanpa pecah menjadi kerikil lalu pasir. Karena akan tertiup angin, lalu menjadi abu yang melekat pada kaca jendela...

*) Nurlaeli Umar “Terimakasih undangannya, semoga saya bisa datang.” Aku bangkit dari dudukku, kemudian mengatar pengantar undangan sampai ke depan pintu. Bulan-bulan seperti ini sungguh pengeluaran menjadi dua atau bahkan tiga kali lipat.Ditolak itu tidak mungkin,...

*) Edyka Balqis Namaku Maya. Kau pasti akan kuajak berkenalan nanti. Tapi itu nanti, karena pagi ini aku harus bergegas. Menuju kantor  perusahaan kosmetik yang tergolong besar di kota. Kalau tidak segera pasti akan terkena...

*) Kak Ian Sore itu warga Kulon Progo digegerkan oleh sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki dewasa. Berusia sekitar 50-an dan ditemukan di bibir pantai. Hingga hal itu membuat orang-orang menjadi penasaran untuk melihatnya. Sampai langsung...

*) Amaliya Khamdanah 21 Desember 2015 “Seminggu lagi tahun 2015 akan usai, kau tak pulang ke tanah airmu?” tanyaku menatap lamat-lamat wajahmu, sedangkan di ujung kota Berlin kau terdiam, “kau tak merindukanku, Zaf?” tanyaku tuk kedua...

*) Mawar Dani Lelaki beranak dua itu sedang menjadi tontonan beberapa tetangga, termasuk Nasib rekan sekantornya. Beberapa menit lalu Akub kembali menghebohkan seisi rumah karena tingkahnya yang aneh itu kambuh.  Akub menjerit-jerit dan tangannya...

*) Muhamad Kusuma Gotansyah Gemuruh solo drum Joni menderu kencang tanpa henti. Semua mata; pemain piano, para pemain saksofon dan terompet, serta para penonton terkunci padanya. Matakupun tertuju sepenuhnya pada Joni dan keliarannya. Joni sedang...