SAAT KAU PERGI, Cerpen Genoveva Emerensi

*) Genoveva Emerinsi Siang itu aku duduk termenung. Entah apa yang ada dalam pikiranku. Minggu lalu aku mendapat kabar dari ibuku bahwa ayahku sakit. Dengan...

GELANG GADING, Cerpen Yandris Tolan

*) Yandris Tolan Waktu terus mengalir pergi. Meninggalkan rupa-rupa kenangan yang tak bisa diotak-atik oleh sejarah. Bahkan waktu sering menjadi saksi atas suratan nasib hidup...

TERIMA KASIH MAMA, Cerpen Maria Zemlia

*) Maria Zemlia Hari ini aku pulang ke Pulau Bunga mengunjungi mama yang tertidur pulas dalam pusaran nisan. Sudah setahun tahun mama meninggalkan aku sendiri....

MAWAR TERAKHIR DARI IBU, Cerpen Arym lali

*) Arym Lali Semenjak kecil, Mayani, dikenal sebagai gadis periang, penyayang dan lemah-lembut. Ketika menginjak usia remaja yang lagi hangat akan perasaan jatuh cinta, Mayani...

KISAH LAMA DI PASIR PUTIH, Cerpen, Hardy Sungkang

*) Hardy Sungkang Deruan ombak terhempas kejam. Deras. Tiupan angin bersepoi-sepoi. Kilauan pasir putih menawarkan tangan tuk meraba dan memegangnya. Sejauh mata memandang pulau-pulau yang...

ISABELLA, Cerpen Yurgo Purab

*) Yurgo Purab Bella gadis berparas ayu itu, wajahnya bundar bagai bulan. Bibirnya tipis. Hidungnya pesek. Senyumnya menawan. Rambutnya terurai panjang menutupi pinggang. Matanya sayup....

SAAT PISAU OCKHAM MEMBEDAH, Cerpen Frank lamanepa

*) Frank Lamanepa Situasi kontemplasi yang dibangunnya, memasuki menit ke-19. Buku itu sudah ia letakan di meja 5 menit lalu. Masih dengan mata terpejam, lelaki...

SERIBU TANYA RATU ADIL, Cerpen Jefry Seran Tahuk

*) Jefry Seran Tahuk Namaku ratu. Aku hidup hanya dengan seorang ayah dalam sebuah istana yang megah. Di istana itu, aku menjalani hidup dengan mengadu...

KEMATIAN SUMPAH, Cerpen Oriol Dampuk

*) Oriol Dampuk Waktu menunjukkan pukul 17.50 WITA. Panaroma sunset menghiasi perjalanan melelahkan ini. Bentangan laut yang diapiti puluhan pulau mewarnai keinginanku untuk segera sampai...

KAUM KINGGA, PEWARIS PULAU PASIR, Cerpen Frank Lamanepa

*) Frank Lamanepa "Kak, amarah Langit tadi pagi menyerupai ledakan berantai kekuatan kelam abadi. Meski akhirnya kubiarkan Tanah menjemput di peluknya untuk meredam, hampir saja...

TERKINI

TERPOPULER