*) Kak Ian JIKA ANDA MELIHAT SALAH SATU PRAMUNIAGA KAMI TIDAK MELAYANI ANDA DENGAN BAIK DAN JUGA TIDAK MEMBERIKAN SENYUMAN RAMAH. HARAP LAPOR KEPADA KAMI.  DAN KAMI SIAP MENERIMA LAPORAN DARI ANDA. TERIMA KASIH. Minggu pagi...

*) Mikhael Wora PUJIAN MUSAFIR Tengah terik kehausan hujan Biarlah cintai-Mu melebihi seteguk air dingin Merindu-Mu melebihi sesejuk wahah Engkau yang lebih tulus dari desau angin Engkau yang lebih jujur dari langit malam tanpa halang Engkau yang begitu dekat Lebih dekat dari...

*) Ezra Tuname Mata Tak ada cerita Berita sudah tercelup kopi Kata-kata terpaku di tembok Mereka bercerita Antara jarum detik Masing-masing membetulkan celana Mata mereka bersuara Seperti ajakan Borong, 2017 Iseng Hola Ya Kenapa? Tidak apa-apa Siapa? Perempuan Dimana? Maya Nama? Bukan Apa? … Borong, 2017 Suara Cecak Alunan lagu pelan-pelan merayap Dilahap suara cecak malam Ada sepi yang tersamar Dengan tubuh yang...

Puisi-puisi Resty Baba Nong Riwayatku Riwayatku, sebuah catatan harian yang terbentang sepanjang ingatan, rindu dan jumpa Riwayatku, tak akan pernah sudah dibaca selama menulis menjadi pulang yang kekal dan tanda baca tetap menjadi tanda Kupang 2017 Sepucuk surat buat kekasih salam jumpa di ujung bulan februari sebusur...

SEPI *) Oriol Dampuk Sebab sepi menyimpan lahan-lahan kering dari tubuh yang menimbun harap. Barangkali aku masih mengizinkan duri sunyi menancap lekat seluruh Seperti rindu yang masih terlelap Entah jarak mengoyak langkah sesak Hingga napasmu kalah dari jumlah tepian yang...

*) Lee Risar (Kudedikasikan untuk Alm. Poly Bolong guru SMAK Kejora Riung) Di ruangan ini aku menemukan rahasia-rahasia kecil tentang kerdilnya pengetahuanku. Segalah pongah menunduk perlahan bersama lengkung leher sepanjang perjalanan mataku dari tulisan yang satu...

*) Maria Yosefa Pandi "sampai jumpa lagi..." Carita berusaha melepas genggaman tangannya kemudian berbalik dan pergi. Langkahnya agak cepat  menyusuri aspal yang mulai rusak di mana-mana. Tak ia pedulikan teriknya matahari, baginya ia harus segera meninggalkan...

*) Valry Hengky (Mengenang Tragedi Rangko Berdarah, Manggarai Barat, 16 Januari 2017) Kesedihan kini selalu menunggu di kampung Kita. Terdengar kabar, di antara rumah-rumah sempit, para penduduk sempat mau berdamai. Tapi, pada suatu malam, ada bunyi...

*) Yuditeha Puisi Peduli : untuk terkasih perempuan-perempuan Tidak mudah melumpuhkan hatimu meski dengan puisi darah sekalipun. Bahkan kau selalu mencibir pada puisi romantis yang kubuat. Ngawur, adalah kata kesukaanmu untuk mengatai isi puisi-puisiku. Dangkal, adalah kata ajianmu untuk menilai seberapa mutu argumenku. Keras kepala...

*) Tommy Duang   Apa yang tak dapat kau hancurkan Dengan tangan Hancurkanlah dengan sajak Tapi demikian kau Membangun lagi Dindingnya waktu Sajak tanpa judul Sitor Situmorang di atas menampilkan karakter ganda dari rangkaian kata yang membentuk sebuah sajak...