Sabtu, Oktober 21, 2017

HEADLINE

KOTA TANPA HURUF H, Puisi-puisi Rin Ismi

*) Rin Ismi Kota Tanpa Huruf H Kita pernah tidur saat bermimpi atau bermimpi saat tidur ijab kabul-kawin-beranak pinak membangun kota dari kata kata kata kata katamu adalah anak kita tapi tak kutemukan huruf H di sana Kucari H di jalan,...

Tamu adalah Orang Asing, Cerpen Ezra Tuname

*) Ezra Tuname Siang menawarkan pemandangan yang indah. Pagi terlampau berkabut sehingga hamaparan sawah indah luput dari perhatian mata. Tebing-tebing menawan dan bergitu congkak terlihat dari lembah. Jalanan beraspal menuju perbukitan. Sesekali dijumpai aspal-aspal pecah. Jalan...

Puisi-puisi Muhammad Husein Heikal

*) Husein Heikal Perplexed pagi masih terlalu premature untuk menjerang air mata kutukan kelam belum usai menyantap usia dan mata kita untuk turut berduka teroksidasi ingatan menyusupi celah-celah diri rongga yang tak terjamah pasukan penjelajah menyantap rimah seusai pesta bayi tertawa jenaka menatap dunia mata fana Membakar Masa Lalu memeras masa...

Puisi-puisi Daniel Meni

*) Daniel Meni Sembah Pagi Setelah nyenyak belaianMu masih menenangkan hingga pagi menghenyak. Dalam sembab kutitip syukur tuntun aku hingga petang menjemput bahkan ketika mata kembali mengatup. Lewa, 07/062017 Sembah Malam Kutitipkan syair syukur lewat angin yang berhembus di padang penggembala memuja hari dan sabdaMu dititahkan kepada meraka gembalaan. Pekatnya...

KAKAK PEREMPUANKU, TERLAMBAT LAGI, Puisi-Puisi Margareth Febhy Irene

*) Margareth Febhy Irene "KAKAK PEREMPUANKU (Kepada; Puisi Sore) Kita hampir tak lagi saling menyukai. Pada kata dan coretan yg coba diabadikan masa. Kita seperti dua orang asing yang kian enggan bicara apalagi berkomentar banyak. Seperti dua kertas terpisah...

BERAT BADAN, Cerpen Dee Hwang

*) Dee Hwang Dia gelisah—kurasa orang asing akan berujar hal yang sama. Sudah setengah jam dia begitu, mondar-mandir di depan kaca, memperhatikan area pinggangnya yang membuatnya bertanya tentang kebiasaan hidup mana yang membuat badannya terlihat...

Kata-Kata Itu Sudah Hilang Sejak Kami Dilahirkan, Cerpen Ferry Fansuri

*) Ferry Fansuri Padang pasir yang kami susuri dengan segenap beban dipundak, terik panas kami abaikan demi menembus badai depan mata. Kami tinggalkan banyak kota yang hancur dalam perjalanan, kami hanyalah segerombolan pria, wanita serta...

PARASU, Cerpen Eka Pradhaning

*) Eka Pradhaning Parasu. Sebuah senjata yang tajamnya tujuh kali lipat pisau penyukur. Wujudnya kapak besar dengan gagang tangkai setinggi orang dewasa. Pipih kapaknya legam menghitam namun berpamor darah dan kematian. Ya, senjata ini yang...

Sepilihan Puisi  Ezra Tuname

*) Ezra Tuname Puasa Suci Sebab kosong Seperti awal semesta Sunyi Sebab kedap Seperti suasana rahim Puasa Untuk lahir murni Pada dunia baru Bajawa, 2017 Menggenggam Masa Depan Ada senyum waktu jumpa Ada haru di dekapan Ada kasih kala kecup Ada hati untuk meminang Kau sayangku Mereka tersenyum ketika kita bersatu Meraka...

Air Mata Mata Air, Cerpen Eto Kwuta

*) Eto Kwuta “Mengapa kamu menangis, Mariaku?” “Saya menangis karena tulangmu patah, kekasih. Saya takut kehilanganmu.” “Benar?” “Ya, sayang.” Kata Mariaku. Mariaku mengatakan dengan penuh haru pada akhir Mei, tanggal 29, tahun 2016 ketika kabar buruk kukirim dari jauh....

TERKINI

TERPOPULER