Sabtu, Juli 22, 2017

*) Herman Efriyanto Tanouf Mata Dewa Janganlah kau hempas bercak purnama kala menyelinap mesra di mata Soma sebab ialah biasan beningnya cakra yang pantang keruh dari birunya samudera :buih di sukma tak selalu berselesa Janganlah kau tunak memandang fajar embun di...

*) Gusty Fahik “Baik dan jahat memiliki wajah yang sama; semua tergantung kapan mereka melintasi kehidupan seorang manusia,” demikian tulis Paulo Coelho dalam novelnya Iblis dan Miss Prym. Di sebuah desa kecil bernama Viscos, godaan...

*) Yosman Seran Lilin-lilin Kecil lilin-lilin kecil berhamburan di koridor biara lebih bercahaya dari bintang di langit barisannya yang apik menyelunduk dalam sajakku mencabik kata demi kata hingga terbakar lalu terkapar perih. lilin-lilin kecil bercahaya merapatkan malam yang enggan melanggeng hingga legam tegak berdiri percaya diri pun perlahan pamit merayap...

*)  Hardy Sungkang Sastra bukanlah diksi baru dalam realitas masa kini. Sastra dan realitas hidup masyarakat tidak bisa dipisahkan. Sastra tidak bisa dielakkan dari kenyataan hidup manusia. Sastra bagaikan cahaya matahari yang menembus ke segala...

*) Gusti Fahik monumen luka sekali-kali cobalah kau ajak aku berziarah ke monumen luka yang kau torehkan dulu sekedar membaca atau mengenang nama yang mungkin kukenal berbaris rapi seperti biji tasbih yang pernah kupunya kau bilang mereka mati pada suatu...

*) Hengky Ola Sura Pagi yang cacat Mengulurkan anamnesis Kami berdiri di jalanan Menyaksikan diriMu dikorbankan Di bawah salib TubuhMu yang jasad Kami koyak kelak Dengan rasa lapar paling purba (Mario F. Lawi, Ekaristi,hal 77) PROLOG Ekaristi merupakan antologi puisi Mario F. Lawi yang...

*) Genoveva Emerinsi Siang itu aku duduk termenung. Entah apa yang ada dalam pikiranku. Minggu lalu aku mendapat kabar dari ibuku bahwa ayahku sakit. Dengan sedikit uang, aku pulang ke kampung halamanku “Beo Lino” untuk...

*) Armin Bell “Bulan depan saya ulang tahun,” kata lelaki itu kepada putrinya. Mereka di teras rumah panggung dari bahan bambu. Burung bernyanyi dari hutan. Berjenis nada dimainkannya dalam harmoni yang manis dengan alam yang...

*) K Foulcher dan Tony Day (Editor) "Clearing A space : Sastra Indonesia Modern, Kritik Postkolonial" (edisi revisi) adalah sebuah Bunga rampai karya para penulis dari Indonesia, Australia, Amerika Utara, dan Eropa, yang berusaha untuk...

*) Kris da Somerpes Dalam kumpulan sajak ‘Daging Akar’, salah satu sajaknya yang berjudul ‘Sajak 2’ Gus tf mengetengahkan sesuatu tentang hakikat sajak (namun, menurutku tentang hal ini tidak hanya sajak, tetapi untuk semua karya...