Oknura Audrey, Puisi-Puisi Ade Novi

Bayang Wayang Ada yang menenteng lampion, menunggumu Sebentar lagi festivel musim semi Tetapi belum ada yang mengirim salam Tampak kelabu diawal juli Bersela pun embun palsu, rupanya semua musim...

Indrahati, Puisi-Puisi Yanu Faoji

KEKASIH Aku tak punya jam dinding, Tapi aku tahu, panggilan-Mu Buatku mampu menebak waktu Aku tak punya kasur, Tapi aku tahu, bumi rangkaian busa Berlapis sutera yang meninabobokanku Aku punya seribu...

Para Rahib Lupa Pulang Kampung, Puisi-Puisi Yogen Sogen

Senja Tanpa Alamat Sebuah nada tanpa alamat mengirimkan resah Yang fasih mengendap di keheningan jantungmu Serupa hujan memeluk tubuhmu yang gelisah di pelupuk senja Jatuh dan...

Desa dan Kota Rantau, Puisi-Puisi Yuditeha

Pergi ke Kota Han Kang Pada malam di halaman awal sebuah tragedi dusta terjadi pada sebuah kematian kita meninggalkan amalan dari kisah memalukan di dunia pecah dan bau busuk Bulan tidak...

Ratapan Anak Kampung, Puisi-puisi Hardy Sungkang

Ratapan Anak Kampung Dengarlah Aku menangis Luka hatiku menganga Terhempas derita waktu kelam Lihatlah Mataku berdebu Diterpa badai kelaparan Angin pergi, hujan pun. Sendengkanlah Gelap kampungku Retak tanah semestaMu Luka terbakar panas membara Datanglah Berpijaklah sejenak Pada pelataran keringku Ringkuslah...

Dongeng Sebelum Tidur, Puisi-Puisi Indra Intisa

Kau yang Lahir Kau lahir dari dua putaran matahari bersinar terik di antara dua kepala ayah-ibu berbentuk bulat dan bujur sangkar dengan tangan-tangan kecil yang mengeras menggenggam harap...

Perempuan Bermahkota, Puisi-Puisi Penyair Kereta

PULANG Malam begini syahdu, aku berteman indahnya bunga mekar. Dia mengenal musim mekarnya di sepanjang jalan dan segala tempat. Sapaan dalam ranum putik diserbu kumbang sedikit telah memabukkan...

Timor Timur 1999, Sepilihan Puisi Yoseph Yapi Taum

Kota Perbatasan Kita tiba di kota perbatasan larut malam Kota tua itu temaram dalam cahaya teramat pucat Kulihat bayangan-bayangan terbang menjauh Mengurung bulan yang menggigil di ufuk barat Sempat...

Fulanfehan, Puisi-Puisi Frid Dacosta

*) Frid Dacosta Fulanfehan Bulan mendatar perempuan pendongeng merekam bayang Rimbunan kaktus saksi bisu sejarah di masa lampau Lekuk sabana desah angin utara menepuk rindu Di Fulanfehan burung sriti menukik putih dadanya Bunga kenikir tumbuh di tepi karang mekar...

Halimun Dalam Luka, Puisi-Puisi Rahmat Akbar

*) Rahmat Akbar KEMBALI Aku kembali membuat malam terasa singkat Berdialog dengan Tuhan Membuat jalan-jalan Mendekatkan diri sampai ketujuan Kotabaru, 2018 MATAMU Matamu serupa bencana Melumpuhkan raga Maka, Aku telah membacanya. Kotabaru, 2018 KUTADAHKAN TANGAN Kutadahkan tangan Di sepertiga...

TERKINI

TERPOPULER