Perempuan dan Laguku, Puisi-Puisi Omy Teluma

Perempuan Dan Laguku Perempuan di bawah mata, binasakan hari memburu rindu, gelisah menunggu berdesing pada suara yang merayu sayup-sayup yang berair mengundang kepulanganku membayangi kau...

Sintren, Puisi-Puisi Faris Al Faisal

Tarling 1 Angin mendesir di tanah pesisir. Alunan gitar dan suling bagai ricik sungai cimanuk meliuk mencari bentuk. Pada riak dan jeramnya melantunkan tembang tarling. Mengantar...

Malam Selasa, Puisi-Puisi Hendri Krisdiyanto

Seorang Pemurung Tak ada jalan terbaik bagi pemurung Berhari-hari ia tatap jendela Dari arah berbeda-beda Kamar adalah semesta yang luas Dan begitu banyak alasan bertahan Mendekam dalam ruang Tuhanku, Semesta apakah...

Monolog Pesisir, Puisi-Puisi T. Rahman Al Habsyi

Kepada Matahari nelayan pergi pagi buta tepi pantai sepi; digantung segala harap penuh cinta suka dan duka semua hany untuk keluarga ku intip kau setiap hari dengan sinar warna jingga...

Kepada Ado, Puisi-Puisi Ade Novi

Allohuakbar Dalam gelap, kini aku nyata pada lentera padam-Mu Pada hening yang menguntai rindu Akan deru ombak yang diciptakan resah Akan hujan angin yang diciptakan asa Berderai pada rintik...

Agonia, Puisi-Puisi Syafri Arifuddin Masser

Di Dunia Ini Tidak Ada Kenyataan kata hidup dalam ketidakhidupan kita membaca dunia yang membaca dirinya sebagai tempat sembunyi yang palsu. Kita mengadu pada sederet kalimat paradox yang...

Distorsi; Tembakau dan Cengkih, Puisi-Puisi Daffa Randai

Pada Satu Umpama kita berada pada umpama: sepasang burung terbang dan hinggap di rimbun daun menyusun sangkar, menyusun siasat agar kekal tetapi di bawah, kita menjelma mangsa paling diincar...

Perempuan Terakhir, Puisi-Puisi Fani Stefani

Perempuan Terakhir Untuk Rahim yang menjadikan aku matahari, air dan api Kusujudkan sebilah puisi ini di rahimmu yang kudus Sebagai limpahan kemenanganku melawan dunia Dan memberontak dosa Puji...

Luka, Puisi-Puisi Kim Al Ghozali AM

Penyair yang Kalah Ia seorang penyair yang kalah Jauh dari gemerlap panggung dan kepak sayap seribu burung. Dan ia menulis puisi dengan darahnya sendiri yang mengucur di hari-hari sepi Dengan campuran...

Nyeri Diri Menganga, Puisi-Puisi Arham Wiratama

Mencipta Biji Ria Sebatang lilin di hatimu yang remang berpijar mengejar kebahagiaan aku sungguh ingin engkau tenang dalam pelukan hangat kedamaian Selembar pelangi memudar dari matamu yang gelap padahal aku ingin...

TERKINI

TERPOPULER