Sabtu, Juli 22, 2017

*) Fitri Wolos Kamu (AbCD) Kepenuhan hatiku Adalah Keberadaan dirimu Pengorbanan Cinta kita Bahkan mampu Membagi sebulir nasi Untuk berdua Aku Pada Kamu atau Sebaliknya Aku Melihat aku Menjelma kamu Di dalam Matamu Tanpa paksaan Kamu Bertanya Dimana kamu Pada mataku Kamu Ibarat iris mataku. Warnanya Bersumber Dari kamu Aku pada kamu Atau sebaliknya Kita...

*) Rin Ismi Kota Tanpa Huruf H Kita pernah tidur saat bermimpi atau bermimpi saat tidur ijab kabul-kawin-beranak pinak membangun kota dari kata kata kata kata katamu adalah anak kita tapi tak kutemukan huruf H di sana Kucari H di jalan,...

*) Husein Heikal Perplexed pagi masih terlalu premature untuk menjerang air mata kutukan kelam belum usai menyantap usia dan mata kita untuk turut berduka teroksidasi ingatan menyusupi celah-celah diri rongga yang tak terjamah pasukan penjelajah menyantap rimah seusai pesta bayi tertawa jenaka menatap dunia mata fana Membakar Masa Lalu memeras masa...

*) Daniel Meni Sembah Pagi Setelah nyenyak belaianMu masih menenangkan hingga pagi menghenyak. Dalam sembab kutitip syukur tuntun aku hingga petang menjemput bahkan ketika mata kembali mengatup. Lewa, 07/062017 Sembah Malam Kutitipkan syair syukur lewat angin yang berhembus di padang penggembala memuja hari dan sabdaMu dititahkan kepada meraka gembalaan. Pekatnya...

*) Geb Seran Uban Subur (Berjuang tak Mati) Hujan dan senja adalah hantu sementara malam sebelum gelap dekap kau bilang kejam aah, kau kan kerdil! sungguh itu buruk membungkus ragamu Setelah sekian banyak waktu terbuang, kau lelap lekas dengan seribu...

*) Margareth Febhy Irene "KAKAK PEREMPUANKU (Kepada; Puisi Sore) Kita hampir tak lagi saling menyukai. Pada kata dan coretan yg coba diabadikan masa. Kita seperti dua orang asing yang kian enggan bicara apalagi berkomentar banyak. Seperti dua kertas terpisah...

*) Ezra Tuname Puasa Suci Sebab kosong Seperti awal semesta Sunyi Sebab kedap Seperti suasana rahim Puasa Untuk lahir murni Pada dunia baru Bajawa, 2017 Menggenggam Masa Depan Ada senyum waktu jumpa Ada haru di dekapan Ada kasih kala kecup Ada hati untuk meminang Kau sayangku Mereka tersenyum ketika kita bersatu Meraka...

*) Oktofianus Luli Boli Yang Hitam Bercerita yang hitam bercerita, meminta pertemuan di suatu hari mengisahkan jerit sisa-sisa cerita pahit. Ada luka yang dililit bunga-bunga menawan Mengantar langit pada pertemuan-pertemuan dengan musim Menabu nada-nada gong gendang Melantunkan syair-syair kesedihan Ada seribu liang...

“PERCAKAPAN HUJAN Bibirmu gesit Matang menceritakan banyak tentang Malioboro Sebuah daratan yang belum tersentuh oleh telapak merahku Begini, Senja itu kalang kabut menghampiri kita Di bawah lampu taman Di tengah keramaian Di antara hujan-hujan jatuh, yang siap menginap di kepala Kita duduk Keningmu...

*) Annas Hasan Biduan Amatir katanya kerja katanya jual suara katanya sibuk sorak-sorak dari lelaki malang saling berkejaran menghimpit udara berusaha membelah dan meremas susumu ada yang bergairah, ada yang jijik bertahan melihat hanya untuk mengumpat mereka, yang haus akan hiburan akan terbawa gejolak emosimu kau begitu...