Selasa, Juni 27, 2017

*) Margareth Febhy Irene "KAKAK PEREMPUANKU (Kepada; Puisi Sore) Kita hampir tak lagi saling menyukai. Pada kata dan coretan yg coba diabadikan masa. Kita seperti dua orang asing yang kian enggan bicara apalagi berkomentar banyak. Seperti dua kertas terpisah...

*) Ezra Tuname Puasa Suci Sebab kosong Seperti awal semesta Sunyi Sebab kedap Seperti suasana rahim Puasa Untuk lahir murni Pada dunia baru Bajawa, 2017 Menggenggam Masa Depan Ada senyum waktu jumpa Ada haru di dekapan Ada kasih kala kecup Ada hati untuk meminang Kau sayangku Mereka tersenyum ketika kita bersatu Meraka...

*) Oktofianus Luli Boli Yang Hitam Bercerita yang hitam bercerita, meminta pertemuan di suatu hari mengisahkan jerit sisa-sisa cerita pahit. Ada luka yang dililit bunga-bunga menawan Mengantar langit pada pertemuan-pertemuan dengan musim Menabu nada-nada gong gendang Melantunkan syair-syair kesedihan Ada seribu liang...

“PERCAKAPAN HUJAN Bibirmu gesit Matang menceritakan banyak tentang Malioboro Sebuah daratan yang belum tersentuh oleh telapak merahku Begini, Senja itu kalang kabut menghampiri kita Di bawah lampu taman Di tengah keramaian Di antara hujan-hujan jatuh, yang siap menginap di kepala Kita duduk Keningmu...

*) Annas Hasan Biduan Amatir katanya kerja katanya jual suara katanya sibuk sorak-sorak dari lelaki malang saling berkejaran menghimpit udara berusaha membelah dan meremas susumu ada yang bergairah, ada yang jijik bertahan melihat hanya untuk mengumpat mereka, yang haus akan hiburan akan terbawa gejolak emosimu kau begitu...

FOTOGRAFI : MEREKAM KEAGUNGAN TUHAN *) Rosmaria Bintang Leonarda Kulihat awan seputih kapas Kupandangi pelangi berwarna-warni Kunikmati cantiknya danau Ranamese Pasir pantai Ketebe hangat di kakiku tak habis kagum Tak kurang takjub Aku ingin mengingat semuanya Menyimpan dalam kenangan Agar selalu ingat pada Tuhan...

*) Fransiskus Mura Bandit Berdasi I Untukmu bandit berdasi Maupun calon politisi Yang sedang merancang strategi Mengumbar senyum sana sini Dengan poster berkaos oblong hingga jas berdasi Dan akhirnya menebar janji Yang pura-pura pasti Padahal tak berisi Bandit Berdasi II Untukmu bandit berdasi Maupun calon politisi Yang...

*) Hendra Sanzo Tembakau 1 Membubung tinggi berjuta asa Berdiang bersama fraktus kelabu Pada temaram bias sang rembulan Seribu kisah Bertebaran : tabur-menabur dalam dada Berkelana pada liku paru-paru Lalu berhembus dalam napas Berdesis pada kelu bibir beku Ku ukir indah aksara malamku Sebelum peraduan...

*) Mikhael Wora NA-PAS-KAH (?) Pada waktu itu bumi belum bernapas Penyair datang membawa roh bersama sebatang pena Ia duduk tafakur di atas perahu Roh melayang-layang dan pena menari-nari di atas permukaan air “Jadilah terang!”, begitu tulisnya Lalu Ia menutup buku...

*) Yasir Arafat Stalin PITAWAT UNTUKMU : Shafly Ahmi Aziz Setiap pengembaraan dalam denyut kehidupan ini adalah sebuah proses menempa diri. Tak mesti tawa yang kau reguk, tapi juga tangis yang sesekali kau peluk. Kau bukan...