Selasa, Oktober 17, 2017

SAJAK

RAHIM, ADAM DAN HAWA, Sepilihan Puisi Penyair Kereta

*) Julia Daniel Kotan BUNG MALCOM Kepada Peter Malcom Ya rinduku pada lembata adalah rindu pada lembab Seutas kenangan kejayaan kini terkangkangi kemunafikan Pemegang wewenang bukan kemenangan rakyat Kemenangan akan kemurtatan martabat Tebing yang kau lingkari Tak mampu sembunyikan naluri anak negeri Berduyun...

RATAPAN KEADILAN, Sepilihan Puisi Nardo Setiawan

*) Nardo Setiawan Cinta dan Benci Jerami menari indah Di tengah sentuhan lembut jari-jemari Kadang ke kiri, tak jarang pula ia ke kanan Tergolek lemah dalam genggam jiwa rindu Ini cinta dan benci Tak jauh berbeda memang Pribadi hanya punya satu pilihan Bisa...

HUJAN SANG PELANGI, Sajak-Sajak Komunitas Sastra Hujan-Ruteng

*) Komunitas Sastra Hujan Mensy Bergerimis... Warna tak bertuan Menunjukkan parasnya Di ujung langit Seperti sebuah penantian Febhy Bermelodi... Sejatinya kutemukan sedang bertapa Wajahnya terdandan elok menawan mata Tujuh warna tiba-tiba datang Di balik gerimis ia tersenyum Tersipu manis seolah tuk katakan sesuatu Akanka itu cinta...

PERCAKAPAN RAJA RIMBA, Sepilihan Puisi Herman Efriyanto Tanouf

*) Herman Efriyanto Tanouf Percakapan Raja Rimba Mari kita cabuti bulu domba ia tiada mengembik lalu mulailah berhitung! aku jamin kau tiada mampu Begini, hitunglah dalam gumpalan biarlah membentuk tungku lagi letakkan tempayan di atasnya kencingi hingga merembes pasanglah bara di kiri di kanan jadilah...

MASIH IA BERPACU, Sajak-Sajak Amonius Wattson Hamsah

*) Amonius Wattson Hamsah SENYAP DALAM DERITA Karena sepi, kau beradu pada pekatnya malam. Kau gaduh seperti gemuruh menghojat nista. Entah kelam apa yang kau lihat di langit pucat-pasi sehabis mendung yang terbawa gerimisnya hujan. Ah, jika saja kau punya satu...

GITAR TUA, Dan Dua Puisi Lain Maria Zemlia

*) Maria Zemlia “Mama” Diantara ributnya ibukota Aku masih ingat pertemuan terakhir kita Kala itu tanah masih basah.. Mentari bersinar begitu semangat.. Kita sempat tertawa sejenak lalu membuat genangan air mata tanpa kata.. Itu perpisahan… Kau masih ingat kan mama? Disuatu senja aku pernah...

JANGAN CINTAI AKU SAMPAI MATI dan Dua Puisi Lain Bara Pattyradja

Jangan Cintai Aku Sampai Mati -Wardah- apa artinya kemilau bintang di angkasa tanpa wiridmu yang menyalakan api di dadaku? bahkan ketika laut letih jangkar patah atau layar tercabik angin oktober cermin cahayamu terus memburuku ke teluk-teluk paling sunyi hingga perahu-perahu menggigil dalam palung sajakku wahai bunga mawar cantikku jangan cabut duri-durimu...

TOPENG, POLEMIK, Sepilihan Puisi Flafiani Jehalu

*) Flafiani Jehalu TOPENG : Teruntuk manusia pintar yang dibodoh-bodohi Terlalu banyak manusia bertopeng Pandai bernarasi Menciptakan janji-janji manis Bertaburkan bintang-bintang Manis sekali Orang pintar dibodoh-bodohi Nafsu kian menganga Nasib kian apa kabar Mulut-mulut terperangah menyaksikan kecerdikan orang-orang licik Hahahaha Kau mau apa ? Kau lihat Sekali sentil Dua pulau...

Sajak: KEPADA IBU

  EMPU *) kbs adalah Empu yang menempa, dan menyepuh Tuhan hingga bertubuh jadi serupa aku. Itu, Ibuku. Maunori, 25 April 2014   MASAKAN IBU *) kbs Setiap hari mimpi ibu terangkat ke udara Dihantar debu dapur yang pekat Dan bau hawa tubuh tua itu Merangkak, menyengat, menusuk Ke panci dan periuk ke...

Aku Butuh Kata, Aku Butuh Kamu, Sepilihan Puisi Ansgarius Ratno

*) Ansgarius Ratno Aku Butuh Kata, Aku Butuh Kamu Ah kasih, Detik-detik tanpa kata ini Bagai gelas bening tanpa air Kosong Ini sepi pertama yang kau ajak kembali Dan mungkin, ini bukan yang terakhir. Tolong Ah kasih, kekasihku Diammu kau sampaikan dengan lisan dan...

TERKINI

TERPOPULER