Senin, Juli 16, 2018

SAJAK

DUKAKU ABADI, UNTUK PERANG TANDING DI ADONARA DAN DUKA YANG LAHIR DARINYA, Puisi-Puisi Jann...

*) Jann Reef PEREMPUANKU I Untuk kehidupan ini, hal tersulit adalah melupakanmu walau kita tak lagi sejalan walau harapan tak seperti mimpi malamku engkau pertama yang menyapa dengan senyum seindah rembulan menyimpan cahaya dalam kalbuku tak pernah redup sampai kapan pun. II Malam, mimpiku ke...

HARI PERTAMA, Puisi-Puisi Ahmad Radhitya Alam

*) Ahmad Radhitya Alam HARI PERTAMA di pagi ini setahun yang lalu orang hilir mudik pada gerbang gedung ini gedung di mana para manusia mencari jati dirinya jalan pelan dengan penuh penantian menunggu perintah dari kakak tingkat dengan berbagai peraturan yang...

BALADA-BALADA, Puisi-Puisi Irene Kanalasari Inaq

*) Irene Kanalasari Inaq BALADA SERUMPUN EDELWEIS DI TANJAKAN Kami mendengar... Para pendaki bercerita, tentang sahabatnya yang putus cinta, Lalu mati di kamar kosan. Kami menyaksikan.. Lelah dan peluh di mata para pemula, Mata ambisius yang memudar hendak mencapai puncak, mereka pasti...

AKU MENJAHIT UNTUKKU, Sajak-Sajak Dedi Lolan

*) Dedi Lolan AKU MENJAHIT UNTUKKU Sekarang saatnya aku pergi Melangkah sedikit lebih jauh Untuk bisa tahu di depan sana Aku pergi sekarang, Bu Senyumlah sedikit untukku Agar aku menjadi bisa Kemudian mampu membuatmu senyum lagi Aku pergi merenda kapas jadi benang Hingga kujahit...

VIA DOLOROSA, MARANATA, Sajak-Sajak Fitri Wolos dan Mikhael Wora

Via Dolorosa *) Fitri Wolos Ini tentang jalan salib Cawan sengsara pengingat akan darah “Yang ditumpahkan bagimu” Bunga karang dalam tongkat Ada anggur asam untuk melepas dahaga Dicucukkan pada bibir tak berdosa Oleh palu, paku itu ditancapkan di antara tulang Darah mengalir dari...

HAUL MASYAIKH JUNGLORONG KELIMA, Puisi-Puisi Moh. Ghufron Cholid

*) Moh. Ghufron Cholid KEPADA YANG KELAK JADI TULANG RUSUK mengembara, aku mengakrabi waktu melacak adamu melintasi tanah, melintasi laut dan awan pengembaraan, mengenalimu tak usai. Takkan pernah usai ada yang kerap bertarung buatku linglung dan linglung tersungkur aku pada sajadah kurajam resah aku sepenuh...

DIA PUTERA DAN NAMANYA PUTRA, Sajak sahabat kepada Putra Niron

*) Kocha Bani Hari masih saja siaga dan  dia sedang berkejar-kejaran. Sejenak dia berhenti, Menatap dan melirik seberapa jauh dia bertapak. Dia putera Sejak tiba, selalu  bermimpi dalam diam, menulis dengan bisu Dan namanya putra. Kata Sahabat satu jalan: Meski ini sudah...

JARAK, Sajak-Sajak GK Apeutung

*) GK. Apeutung JARAK memisah raga membelenggu rindu membatasi tatap membunuh gelora menyekat rasa memadam asmara JALAN adakah jalan: pengobat rindu pembebas tatap pembangkit gelora penyatu rasa pengobar asmara jembatani ruang pemisah raga? akh, sampai kapan mengeja rindu lewat kata membelai rasa di ruang hampa mencumbui bayang purnama ini bukan jalan karena tak mungkin bercinta...

Sajak-Sajak Rindu Novi Inov

*) Novi Inov Rindu 1 :Kepada Ibu memasuki depan pintu ke sebelas angin subuh datang membawa ingatan, menjabarkan segala tentang sepeda tua yang kau kayuh hati-hati ke arah matahari meski di keningmu letih menyatu dengan debu-debu jalanan perih yang terselip diantara...

MATA HATI MATI, Sajak-Sajak Dedi Lolan

*) Dedi Lolan Sajak mas Darwin Kotaku Beton-beton Jembatan laying Gerbong  kereta Becak dan ontel Sumur kering Kali kering Selokan kering Gedung pancoran Hotel berkolam Jalanan sesak Pelancong Pemodal Pelajar Pribumi Pengamen Pengemis Pemulung Perut…perut…perut Pertempuran satu jagat Makan malam di piring juara Jogja, 08 Mei 2016 Mata Hati Mati Kau tahu berapa kali aku memaki gravitasi dalam...

TERKINI

TERPOPULER