Minggu, Desember 17, 2017

SAJAK

DURHAKA REMBULAN ILUSI TAPAK, Puisi Frank Lamanepa

*) Frank Lamanepa DURHAKA REMBULAN ILUSI TAPAK Kepada Gunung Malam Yang tertutup mesti terbuka Apalagi sekadar kerudung menutup sengaja Semesta memerah bukan larik cahaya Atau bidikan kasar sebutir lasser Balutanmu merah Selaputku hitam Warnakah penghalang itu? Tidak! Tentu bukan! Bukan riasan melilit aksara Bukan tarian genit aneka...

TUBUH, Puisi-Puisi Hardy Sungkang

*) Hardy Sungkang Hujan Butiran manis manikam kejam Menumbuk ubun alam Tak lepas landas Desus. Ada gadis bermata binar Berkilau antara gerimis Mengemis bisu Kusuk Bulir matanya diracun hujan Tak lagi berbinar Darah beracun Bening Gadisku di tepian hujan Balik punggung indahmu Ini tubuhku Dekaplah Usap bulir bening mata Biar tenang jiwamu Tatap aku Kasih. April,...

Puisi-Puisi Hardy Sungkang dan Julia Daniel Kotan

*) Sungkang dan Julia Daniel Kotan RINDU PADAMU PENYAIR KERETA *) Hardy Sungkang Camkanlah! Aku sedang layu Hampir angin membawaku pergi Pada serpihan kisah lalu Kurindu pada kata nyanyianmu sekejap mata engkau berlalu Tanpa tanda dan tawa Kita jauh, hati perlu...

Puisi-Puisi Dino Albertus

*) Dino Albertus SADARLAH WAHAI “AKU” menuntun diri dalam kebisingan diri menapak jalan dalam ketaksadaran hingga diri semakin tak mengerti karena berpikir tentang diri. “AKU” sulit menyingkir dari kebisingan diri Karena melampaui batas-batas yang ada Sadarlah “AKU” sudah jauh di sana Batas-batas itu...

Sajak-Sajak Bataona Noce

*) Bataona Noce Vanessa dan Hujan Pelangi Lama menanti pelangi! Kami bersembunyi di dalam perigi. Ciptakan pelangi sendiri. Domba ayah yang kugembalakan, saksikan hujan pelangi di sumber air. Vanessa bidadari itu, telah pergi tujuh hari yang lalu, dan pintaku ingin menjadi...

MASIH IA BERPACU, Sajak-Sajak Amonius Wattson Hamsah

*) Amonius Wattson Hamsah SENYAP DALAM DERITA Karena sepi, kau beradu pada pekatnya malam. Kau gaduh seperti gemuruh menghojat nista. Entah kelam apa yang kau lihat di langit pucat-pasi sehabis mendung yang terbawa gerimisnya hujan. Ah, jika saja kau punya satu...

MARI DENGARLAH, Puisi-Puisi Ichbinlizzy Elisabeth

*) Ichbinlizzy Elisabeth Tuhan Yang Mencinta Tuhan yang mencinta Sejak benih dalam rahim Saat subuh disapa embun Tuhan yang mencinta Tak akan meninggalkan Bagai perahu lelap di bibir pantai Walau tak bertolak Selalu setia Tuhan mencinta Ketika angin berhembus membalut terik Pelangi mengecup kening hilir Tuhan...

KATAMU, Antologi Sajak Wilibaldus Wae

*) Wilibaldus Wae DIRI YANG HILANG Kemana aku mencarinya lagi? Dikeheningan tak kutemukan Semuanya terlarut dalam goresan waktu Ingin kembali pada masa itu Mengukir lagi Dan, kembali kumenatap diriku Merayunya manja,memuja, dan... Merindukan pada yang dulu Telah hilang semuanya,,,,, KATAMU Katamu itu indah Dalamnya tak lampau diselami Bermakna...

CERITA UNTUK NANA LALONG, Puisi-puisi Joan Udu

*) Joan Udu SEBUTIR MIMPI pada sebuah petang yang tergenang hujan sebutir mimpi menggigil di pinggir pipiku ia hanya dihangatkan sepasang sorot matamu Sukabumi, Juli 2016 PERMOHONAN SEEKOR CAMAR seekor camar dengan mata nanar asyik bercericit di reranting trembesi suaranya parau seperti tetua yang menunaikan...

DURI-DURI DI KEPALA TUHAN, Puisi-Puisi Yurgo Purab

*) Yurgo Purab Air Mata Ada sekerat nasib yang tengah sekarat Dari wajah wanita muda yang duduk membatin Hingga suka diseduh dalam-dalam Lain duka diseka dalam kantung mata Ritapiret, 2016 Duri-duri di Kepala Tuhan Dosa-dosa kita Telah kita palu di kepala Tuhan Sampai duri-durinya...

TERKINI

TERPOPULER