Masa Lalu, Puisi-Puisi John Tampani

MASA LALU Segala detikmu masih tersimpan rapi aku memintalnya seperti puisi setiap kali aku membuka jendela, ia telah menjadi masa lalu. Januari, 2018 BANTAL PELUK Bantal peluk masih hangat aroma tubuhmu menyengat ke...

Sebatang Pohon, Puisi-Puisi Faidi Rizal Alief

Ketika Sendiri sudah lama kulupakan dirimu sejak kita berpisah di rumah ragu tanganku gemetar melepas tanganmu tanganmu gemetar melepas tanganku langkah kakimu berjalan ke utara langkah kakiku berhenti tiba-tiba kulirik sekali...

Di Matamu, Puisi-Puisi Gust Kn

YANG PALING SETIA DARI USIA Perkara usia ia rahasia paling jelata coba kau hitung di dalamnya seberapa cinta yang memelukmu setia: walau sering kau acungkan rasa ragu tak bosanlah ia...

Seluruh Pagi, Puisi-Puisi Muhammad Daffa

KETIKA KOTA (TERBAKAR) Kota terbakar Malam Yang menipu kita Dengan sejumlah puisi sulit Kota-kota Tenggelam Setelah sukses Memberi tipu daya Atas kita Menyajikan berhala-berhala yang berjalan Nyaris tanpa pakaian— Barangkali Kota Telah lama terbakar Terlalu murah Ditafsirkan Surabaya, September 2018 ADA YANG...

Oknura Audrey, Puisi-Puisi Ade Novi

Bayang Wayang Ada yang menenteng lampion, menunggumu Sebentar lagi festivel musim semi Tetapi belum ada yang mengirim salam Tampak kelabu diawal juli Bersela pun embun palsu, rupanya semua musim...

Indrahati, Puisi-Puisi Yanu Faoji

KEKASIH Aku tak punya jam dinding, Tapi aku tahu, panggilan-Mu Buatku mampu menebak waktu Aku tak punya kasur, Tapi aku tahu, bumi rangkaian busa Berlapis sutera yang meninabobokanku Aku punya seribu...

Para Rahib Lupa Pulang Kampung, Puisi-Puisi Yogen Sogen

Senja Tanpa Alamat Sebuah nada tanpa alamat mengirimkan resah Yang fasih mengendap di keheningan jantungmu Serupa hujan memeluk tubuhmu yang gelisah di pelupuk senja Jatuh dan...

Desa dan Kota Rantau, Puisi-Puisi Yuditeha

Pergi ke Kota Han Kang Pada malam di halaman awal sebuah tragedi dusta terjadi pada sebuah kematian kita meninggalkan amalan dari kisah memalukan di dunia pecah dan bau busuk Bulan tidak...

Ratapan Anak Kampung, Puisi-puisi Hardy Sungkang

Ratapan Anak Kampung Dengarlah Aku menangis Luka hatiku menganga Terhempas derita waktu kelam Lihatlah Mataku berdebu Diterpa badai kelaparan Angin pergi, hujan pun. Sendengkanlah Gelap kampungku Retak tanah semestaMu Luka terbakar panas membara Datanglah Berpijaklah sejenak Pada pelataran keringku Ringkuslah...

Dongeng Sebelum Tidur, Puisi-Puisi Indra Intisa

Kau yang Lahir Kau lahir dari dua putaran matahari bersinar terik di antara dua kepala ayah-ibu berbentuk bulat dan bujur sangkar dengan tangan-tangan kecil yang mengeras menggenggam harap...

TERKINI

TERPOPULER