Minggu, Desember 17, 2017

SAJAK

Enam Puisi Terbaik Lomba Puisi yang Diselenggarakan Komunitas Sastra Hujan Ruteng

FOTOGRAFI : MEREKAM KEAGUNGAN TUHAN *) Rosmaria Bintang Leonarda Kulihat awan seputih kapas Kupandangi pelangi berwarna-warni Kunikmati cantiknya danau Ranamese Pasir pantai Ketebe hangat di kakiku tak habis kagum Tak kurang takjub Aku ingin mengingat semuanya Menyimpan dalam kenangan Agar selalu ingat pada Tuhan...

BANDIT BERDASI, Sajak-Sajak Fransiskus Mura

*) Fransiskus Mura Bandit Berdasi I Untukmu bandit berdasi Maupun calon politisi Yang sedang merancang strategi Mengumbar senyum sana sini Dengan poster berkaos oblong hingga jas berdasi Dan akhirnya menebar janji Yang pura-pura pasti Padahal tak berisi Bandit Berdasi II Untukmu bandit berdasi Maupun calon politisi Yang...

Tembakau, Puisi-Puisi Hendra Sanzo

*) Hendra Sanzo Tembakau 1 Membubung tinggi berjuta asa Berdiang bersama fraktus kelabu Pada temaram bias sang rembulan Seribu kisah Bertebaran : tabur-menabur dalam dada Berkelana pada liku paru-paru Lalu berhembus dalam napas Berdesis pada kelu bibir beku Ku ukir indah aksara malamku Sebelum peraduan...

Puisi-Puisi Mikhael Wora

*) Mikhael Wora NA-PAS-KAH (?) Pada waktu itu bumi belum bernapas Penyair datang membawa roh bersama sebatang pena Ia duduk tafakur di atas perahu Roh melayang-layang dan pena menari-nari di atas permukaan air “Jadilah terang!”, begitu tulisnya Lalu Ia menutup buku...

PITAWAT UNTUKMU, Sajak-Sajak Yasir Arafat Stalin

*) Yasir Arafat Stalin PITAWAT UNTUKMU : Shafly Ahmi Aziz Setiap pengembaraan dalam denyut kehidupan ini adalah sebuah proses menempa diri. Tak mesti tawa yang kau reguk, tapi juga tangis yang sesekali kau peluk. Kau bukan...

DI MAKAM TUHAN, Puisi-Puisi Gust Kn

*) Gust Kn ANDREAS “Mari, Ikutlah Aku. Kamu Kujadikan penjala manusia.” (Mat. 4:19) /1/ Dan kau tinggalkan sampan serta jala dalam sedih yang paling sunyi, bahkan gelombang di perairan ini tak sudi mendengarkan riaknya sendiri. Kau, nelayan yang kelak lupa aroma...

Sajak-sajak Anam Khoirul Anam

*) Khoirul Anam PARAFASIA TIDAKKAH engkau malu bahkan sedih atas anomali ucapmu itu? mencipta ragam ambigu tentu tak sama dengan menebar kedunguan ambigu akan memecah kedunguan di akal, namun tidak sebaliknya Lidah yang bergerak lincah tanpa pengetahuan hanyalah endapan...

WAEREBO, Puisi-puisi Orvin Grendi Putri K

*) Orvin Grendi Putri K Waerebo, Tuan Rumah Mimpi Kemarin Kemarin mendengar tentangmu adalah baru Asing tiada kira Hari ini aku merayu juang agar dapat jadi tamu jauhmu Riang sungguh kentara Tujuh rumah istimewa yang jadi istana satu malamku adalah...

Puisi-puisi Nur Rafahmi

*) Nur Rafahmi Dunia Tidak Mengerang Ketika Kucing Terpejam seekor kucing terburai jadi serpihan orang-orang melompati bangkainya roda-roda melaju tergesa udara kering dan debu berdiam dalam lambaian muram ilalang jari-jari maut berkeriut dunia lelap bagai cakar mencabik belukar lengking camar menabur garam pada perih...

Puisi-Puisi Eni NN

*) Eni NN Tujuan Terang selepas Menjejak di Bumi Selepas senyum yang menghilang lantas timbul kembali Dia beranjak pergi bersama ransel berisikan beban-beban duka Jua bara semangat dari-Nya Di satu lengan, detak waktu terus membuntuti langkahnya yang tak pongah Tujuan...

TERKINI

TERPOPULER