Selasa, Oktober 17, 2017

SAJAK

Sepilihan Puisi Penyair Kereta

*) Julia Daniel Kotan SELENDANG BIDADARI SELENDANG PENYAIR Di ujung....bulan merenda Menyulam titian pelangi Bidadari mengayunkan selendang Turun ke bumi untuk bercanda di taman Eden buatan Taman itu penuh gairah Membuatnya betah dengan air yang berkah Mengalir mendesir Menyapu badai hati resah Taman Eden darimu...

SEPERTI PUISI, CELANA MANDI: Puisi-Puisi PUTRA NIRON

*) Putra Niron SEPERTI PUISI Saya sudah berjuang membesarkanmu puisi. Hanya saja, sifatmu tak pernah besar. Ya. Kau merendah. WP, 2016 CELANA MANDI : untuk Jokpin Kau masih senang berkelana Tanpa sarung. Kelanamu di kamar mandi. Maaf celanamu numpang mandi di sini. Mandikan saja dia jadi...

Sepilihan Puisi Hilda Winar dari PANYALAI

NYANYIAN SETENGAH ABAD Perak di kepalaku tak tumbuh dalam semalam sayang kau hanya kehilangan waktu bertumbuh bersamanya tapi tidak cinta diam diam mereka mendoakanmu segera datang Cilangkap, 20 Februari 2015 ZIARAH 1 Aku datang Cilangkap, 10 Oktober 2015 ZIARAH 2 suatu ketika kita akan berbaring bersama berteman...

CERMIN, TOPENG, SIANIDA: Dan Sepilihan Puisi Bataona Noce

*) Bataona Noce '....' Puisiku bersua untuk bersuara, biar mereka tahu kita peduli, manusia punya asasi. Jakarta, Januari '16 Sianida Aku Mario. Papi seorang pengusaha sekaligus penikmat. Seorang pecandu kopi. Di tahun yang silam, papi pernah bilang… “Mar, kopi itu nikmat lho….” Aku...

DENTANG DETIK NADI, Sajak Michael M. Soge

*) Michael M. Soge* <Di bayang-bayang yang patah> (1)masa kini Tiada lagi pembuluh dan darah Senyap pembalut dan tulang Tarian puting pensil tentang manusia dengan Allahnya Sepih Resah Marah (2)Pun patah terkulai Retak Tiada insaf tiada pula rindu Langit dan bumi bertarung-tarung Tuhan di kilap api Debur debu...

DOA, SURAT, LAYANGAN: Sepilihan Puisi Mensi Arwan

*) Mensi Arwan SAJAK DOA Tuhan. . . Kirimkan aku lima lembar uang seribuan-Mu dua ribunya ku kembalikan ke kotak-Mu karena aku sering hanya memandanginya di bangku panjang gereja-Mu seribunya lagi, ku berikan pada sahabatku aku bosan ia mendatangi rumahku tiap pagi ah, biarkan ia...

SAYANG, PINTU, ATAU: Sajak-Sajak Putra Niron

*) Putra Niron SAYANG Seperti makan Hingga sisa beberapa bakul. Waelengga, Januari 2016 PINTU Setelah ia mengubah air menjadi anggur, Batu-batu di ujung dapur berlarian. Mereka tidak mau jadi buah anggur. Kalau begitu mau jadi apakah dirimu nanti? Biar saja kami berkumpul dan menjadi...

SOLILOQUY, Antologi Puisi Agustinus Kani

*) Agustinus Kani MALAM MINGGU :untuk tanah kelahiran sementara senja memerah di lagit Manila dan rembulan berbunga soneta rindu merembes tangis laksana hujan yang jatuh rimis titik satu-satu hati mengiris. Amboi! malam minggu di tanah perantauan tegap sediam lembut. (Manila, Januari 2016) PROSESI antara terik jalanan dan...

PERCAKAPAN RAJA RIMBA, Sepilihan Puisi Herman Efriyanto Tanouf

*) Herman Efriyanto Tanouf Percakapan Raja Rimba Mari kita cabuti bulu domba ia tiada mengembik lalu mulailah berhitung! aku jamin kau tiada mampu Begini, hitunglah dalam gumpalan biarlah membentuk tungku lagi letakkan tempayan di atasnya kencingi hingga merembes pasanglah bara di kiri di kanan jadilah...

MENCARI, Puisi Nana Ernawati

*) Nana Ernawati Laut milikku dan ombak milikmu menjauh dari pantai angin kehilangan debar dan perahu kehilangan sauh pagi membelah sepi, air membiarkan kapal berlayar tak ada tuju terasa Ende seperti mimpi menjulurkan tangannya yang hangat aku laut tak...

TERKINI

TERPOPULER